- DIGITAL FORM OF DAILY SCRAP BOOK -
Install Theme

leoleoni:

its been a blessing, this past months. thank you, 24/7. thank you for all the times and thoughts and also the endless attention, thank you for letting me enter your universe, thank you for being the best of you that bring the best out of me.

thank you for being you.

image

sedang lihat2. ada aja orang terbawa suasana tumblr sendiri :’))

hey, aku abis temenin ibu ke siposium tentang kesehatan remaja. bahas mulai jerawat sampe eating disorders, mulai behel sampe kejiwaan.

salah satu pematerinya spesialis kesehatan jiwa bilang, yang paling sulit di dunia ini adalah mengenal diri sendiri.

kaya aku sekarang baru tau kalo aku punya kecenderungan untuk nyilet2 tangan, not in a suicidal way *amit-amit Ya Allah* but more in pengalihan rasa sakit-way. serem yee.

tapi engga ko, ga beneran dilakuin. saatnya lebih dekat ke sumber-sumber kekuatan tidak terlihat Yang Maha Luar Biasa. karena sesungguhnya inner peace itu, kalau hilang, beuh………..

Let me remember how it used to be, and bring one morning back again.
lastnightsreading:

Ben Lerner at LIVE from the NYPL, 9/16/14

lastnightsreading:

Ben Lerner at LIVE from the NYPL, 9/16/14

(1)

Begini,
Aku sedang kehilangan dunia
Sedang sama tidak berartinya
Seperti sebelumnya
Maka
aku mau jadi dunia kecil
Untuk banyak orang
Agar sama artinya.

Aku sudah terbiasa melihat dunia melalui matanya

Masih “Zahir” nya Paulo coelho.

Ampuni hamba yang labil ini ya Allah~

Reading The Zahir by Paulo Coelho

"…aku tidak sependapat bahwa orang bisa menyalahkan orang lain, tak peduli bagaimanapun situasinya. Yang kumaksud, dia punya pilihan antara berhenti mencintaimu atau membuatmu datang padanya." – View on Path.

xxi

aku mau cerita tentang aku yang menjadi dua satu.

aku mau kasih tau ada banyak orang baik di sekitarku.

tapi nanti, mau kumpulin dokumentasi, biar kisahnya warna-warni.

azig.

opening speech

awright my starting-to-bulukan tumblr yang paling kusayang~ hello, hello, hello

so, been through a lot. mulai dari epilepsi berjamaah sama papiloma di xxi jatos, ngabisin weekend dan ngabisin duit di jekardah, ketawa ketawa dan karaoke 3 hari, nangis tiap hari, kompres mata tiap pagi, disuruh pulang tapi gabisa, recokin orang-orang pake keluhan, benci terus gajadi, sebel terus gajadi lagi, mengintimkan hubungan sama xtrnlz, deg-degan liat timeline skripsi, bersyukur banyak orang baik yang mau bantuin skripsi, sampe akhirnya hari ini pulang bawa cucian satu lemari.

jika dirangkum, hidup sy 2 minggu kebelakang berpusat pada satu matahari. matahari yang baru sy sadari kuat gravitasinya.

tadi malam sy memutuskan untuk rutin membaca lagi. sy lagi baca buku judulnya Zahir, karangan paulo coelho sampai pada kutipan:

"bisa saja sepanjang sisa hidup kita mengatakan bahwa kita mencintai seseorang atau sesuatu, padahal sesungguhnya kita hanya menderita, karena bukannya menerima kekuatan cinta, kita justru berusaha mengecilkannya agar sesuai dengan dunia tempat kita membayangkan diri kita hidup" -Zahir, paulo coelho

sebenarnya ada satu bagian lagi, terlalu panjang untuk dikutip, lebih baik baca sendiri bukunya. di bagian itu dijelaskan konsep pria dan wanita yang berjodoh itu perihal “level ketemu level”, atau bahasa al-qur’an nya “perempuan baik untuk laki-laki yang baik pula”

"kalau aku hendak menemuinya lagi, wajahku harus sebersih wajahnya. sebelum aku bisa menemukan dia, aku harus lebih dulu menemukan diriku sendiri."-Zahir, paulo coelho

sampai situ sy berhenti membaca lalu euphoric sesaat. pasti ada alasannya kenapa buku yang sudah direkomendasikan dari jaman SMA ini, yang sudah dibeli dari berbulan lalu ini baru saya baca sekarang.

di hari-hari 2 minggu terakhir ini.